Pendidikan hari ini semakin sibuk dengan target, administrasi, asesmen, publikasi, dan kemajuan teknologi. Namun, di tengah berbagai pencapaian tersebut, sebuah pertanyaan mendasar kerap terlupakan: sebenarnya, untuk apa pendidikan itu ada?
Buku Ketika Pendidikan Lupa untuk Apa Ia Ada mengajak pembaca meninjau kembali arah pendidikan di tengah budaya yang semakin mengutamakan angka, indikator, dan capaian yang mudah diukur. Dari ruang kelas hingga perguruan tinggi, dari kurikulum hingga kecerdasan buatan (AI), buku ini mengungkap bagaimana sarana yang semestinya mendukung pendidikan dapat bergeser menjadi tujuan itu sendiri.
Bukan sekadar mencari kesalahan atau menawarkan resep instan, buku ini menghadirkan refleksi kritis tentang makna belajar, peran guru, tujuan asesmen, relevansi penelitian, serta hubungan pendidikan dengan kehidupan manusia. Sebab, pendidikan bukan hanya tentang menghasilkan lulusan yang siap bekerja, tetapi juga membentuk manusia yang mampu berpikir, mengambil keputusan, beradaptasi, dan menjalani kehidupan dengan tanggung jawab.
Ketika pendidikan terlalu sibuk mengejar kemajuan, beranikah kita berhenti sejenak dan bertanya: apakah kita masih menuju arah yang benar?
Penerbit : PT Dimensi Antara Pustaka
Halaman : 421 Halaman
